Browsed by
Month: January 2021

Berhati-hatilah Saat Bertanya “Kapan kamu akan menikah?” Itu bisa dipidana

Berhati-hatilah Saat Bertanya “Kapan kamu akan menikah?” Itu bisa dipidana

Saya sudah lama tidak bertemu teman atau kerabat dan tiba-tiba saya bertanya, “Kapan kamu akan menikah?” Masalah ini pasti mengencangkan dada. Wajar bagi mereka untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan ini kepada diri mereka sendiri. Namun, jika pertanyaan tersebut diikuti oleh kalimat lain yang dapat merugikan Kalian, Kalian dapat pergi ke pengadilan. Oh, sangat buruk. Dengan kata lain, ketika Kalian siap untuk membawa masalah ini ke perlindungan hukum. Apakah ada dasar hukumnya?

Jawabannya ada disana. Oleh karena itu, sebelum Kalian melapor langsung ke pihak berwenang, Kalian harus memahami apa yang harus dilakukan. Pertanyaan ini diajukan pakar hukum pidana Sowia Hasanah dalam situs hukum online berjudul When to Get Married “(When Will You Get Married?) Can You Be Convicted?”

Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Perhatikan kalimat yang keluar dari mulut pelaku.

Pertama, perlu diingat pentingnya mengajukan pertanyaan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Begitu:

Mengajukan pertanyaan bukanlah kejahatan. Namun, ketika muncul pertanyaan, “Kapan Kalian menikah?” Jika Kalian telah menerima pernyataan “Kalian kenal seorang wanita lajang” atau apa pun yang dapat menyinggung atau menyakiti Kalian, Kalian dapat melaporkannya ke polisi.

Dasar hukumnya adalah promosi penghinaan, Pasal 315 KUHP:

Setiap penghinaan yang disengaja, tidak memfitnah atau memfitnah yang dilakukan secara tertulis terhadap seseorang, baik secara terbuka, lisan atau tertulis, dalam surat atau akta, atau dalam surat yang dikirim atau diterima, merupakan penghinaan. gampang dengan denda maksimal empat bulan dua minggu atau denda maksimal 4.500.000 (empat juta lima ratus ribu) rupiah.

2. Seseorang dapat diikuti bahkan jika kata-kata itu diucapkan atau ditulis

Hukum Online memuat keterangan R. Soesil dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dan komentarnya artikel demi pasal komprehensif (hlm. 228). Jika penghinaan yang dibuat bukan merupakan “tuduhan”, katakan “anjing”. “Asu”, “Sundel”, “Baraba” dan lainnya dipindahkan ke properti 315 KUHP Federasi Rusia sebagai penghinaan kecil.

Kalian dapat dihukum jika pernyataan yang menghina ini diucapkan secara lisan atau tertulis di tempat umum (meskipun orang yang tersinggung mungkin tidak hadir, dia juga dapat dihukum).

Bagaimana jika penghinaan tidak dilakukan di tempat umum? Kalian dapat melanjutkan jika Kalian memenuhi persyaratan berikut:

  • Orang yang seimbang atau agresif dalam tindakan harus ada, dia harus melihat dan mendengarnya sendiri
  • Jika secara tertulis (tertulis), maka harus dikirim ke pelanggar.

 

Artikel Lainnya : PETISI PEKERJA SEKS THAILAND DAN PROTES MEMBERATKAN